Maksud dari Pengangguran Friksional, Struktural, dan Klasik

Pernahkah Anda mendengar kata pengangguran? Secara keseluruhan, pengangguran adalah orang yang tidak memiliki pekerjaan dan masih dalam usia produktif. Usia produktif yang dimaksud adalah antara usia 15 sampai 64 tahun.

Seseorang yang masih berusaha untuk mencari pekerjaan juga bisa dikategorikan sebagai seorang pengangguran. Meski terdengar sederhana dan mudah untuk dipahami, ada beberapa jenis pengangguran yang bisa dibedakan berdasarkan sifatnya. Apa saja jenisnya? Berikut ini adalah beberapa jenis pengangguran yang harus Anda ketahui dan apa penyebab bisa ada pengangguran.

Jika dilihat secara umum, yang dimaksud pengangguran adalah orang yang masuk dalam angkatan kerja (15-64 tahun) dan tidak mempunyai pekerjaan atau sedang mencari pekerjaan. Jika kita ingin lebih spesifik lagi, pengangguran adalah orang-orang dalam angkatan kerja yang saat itu tidak bekerja/sedang mencari kerja, dengan sengaja tidak mencari pekerjaan karena merasa tidak mungkin mendapatkannya, atau mereka yang sebenarnya sudah mempunyai pekerjaan, tetapi belum mulai bekerja.

Pengangguran Friksional

Pengangguran friksional adalah pengangguran yang terjadi karena sulitnya mencari pekerjaan yang sesuai dengan kualifikasi yang dimiliki. Pencari kerja biasanya kesulitan untuk mendapatkan info dari pemberi kerja, sehingga tidak bisa bertemu dan bekerja sama. Pencari kerja yang berhenti untuk mencari pekerjaan yang lebih baik juga bisa digolongkan dalam pengangguran friksional.

Ada beberapa hal yang bisa menyebabkan adanya pengangguran friksional ini, misalnya saja kurang sosialisasi informasi dan letak geografis yang kurang strategis untuk mendirikan sebuah usaha sehingga orang tidak tahu bahwa di tempat tersebut ada kesempatan kerja.

Pengangguran Struktural

Diterjemahkan dari bahasa Inggris-Pengangguran struktural adalah suatu bentuk pengangguran tidak sukarela yang disebabkan oleh ketidaksesuaian antara keterampilan yang dapat ditawarkan pekerja dalam perekonomian, dan keterampilan yang diminta pekerja oleh majikan. Wikipedia (Inggris)

Pengangguran klasik 

Jenis-jenis pengangguran lainnya adalah pengangguran klasik  Pengangguran ini biasanya terjadi karena situasi dimana upah lebih tinggi daripada yang dapat didukung oleh hukum penawaran dan permintaan. 

Biasanya terjadi karena perusahaan harus membayar lebih per karyawan, akibatnya mereka hanya mampu menggaji beberapa karyawan dan memaksa mereka memberhentikan yang lainnya. 

Situasi ini bisa terjadi karena beberapa hal, seperti: 

  • Serikat pekerja yang kuat melakukan negosiasi untuk mendapatkan gaji dan tunjangan yang diatas keseimbangan pasar
  • Pemerintah menetapkan upah minimum yang lebih tinggi 
  • Upah yang ditentukan oleh kontrak jangka panjang melebihi ekuilibrium akibat resesi sehingga memaksa perusahaan memberhentikan bebeberapa pekerja untuk mempertahankan upah yang ditentukan dalam kontrak. 

Tinggalkan Balasan

Alamat email Anda tidak akan dipublikasikan. Ruas yang wajib ditandai *